Official News

Sholat Sunnah Rawatib, Dhuha, Tahajud, dan Witir: Waktu dan Keutamaannya

admin
23 June 2026
Sholat Sunnah Rawatib, Dhuha, Tahajud, dan Witir: Waktu dan Keutamaannya

Selain sholat wajib, ada banyak sholat sunnah yang bisa menjadi tambahan pahala dan jalan mendekatkan diri kepada Allah. Berikut empat yang paling sering dianjurkan.

Sholat Rawatib

Sholat sunnah yang mengiringi sholat fardhu, sebelum (qabliyah) atau sesudah (ba'diyah):

  • 2 rakaat sebelum Subuh
  • 4 rakaat sebelum dan 2 rakaat sesudah Dzuhur
  • 4 rakaat sebelum Ashar
  • 2 rakaat sesudah Maghrib
  • 2 rakaat sesudah Isya

Sholat Dhuha

Dikerjakan di waktu matahari mulai naik hingga menjelang Dzuhur, minimal 2 rakaat, maksimal 8 atau 12 rakaat menurut sebagian ulama.

Sholat Tahajud

Sholat malam yang dikerjakan setelah tidur (meski sebentar), waktu terbaiknya di sepertiga malam terakhir. Keutamaannya disebutkan langsung dalam Al-Qur'an sebagai amalan orang-orang yang dicintai Allah.

Baca Juga

Batasan Aurat dan Adab Berpakaian dalam Islam

Sholat Witir

Sholat penutup malam, jumlah rakaatnya ganjil (1, 3, 5, 7, hingga 11), biasa dikerjakan setelah Tarawih di bulan Ramadhan atau di malam-malam biasa setelah Isya/Tahajud.

Sholat-sholat sunnah ini adalah cara kita menambah kedekatan dengan Allah di luar yang wajib — sejalan dengan ruh istiqomah yang AlFatihRPS perjuangkan. Mari kita amalkan bersama, sebagai bagian dari istiqomah kita bersama AlFatihRPS — Pelopor Gerakan Sholawat Tanpa Syarat.

Sumber: Disarikan dari berbagai kitab fiqih klasik sebagaimana dihimpun NU Online.

Bagikan Kebaikan Ini
Home Artikel Akun

Pilih Kategori

Navigasi Artikel