Batasan Aurat dan Adab Berpakaian dalam Islam
Berpakaian dalam Islam bukan sekadar menutup tubuh, tapi bentuk ibadah dan penjagaan kehormatan diri. Berikut batasan aurat dan kriteria pakaian yang dianjurkan.
Batasan Aurat
Aurat laki-laki: dari pusar hingga lutut.
Aurat perempuan: seluruh tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan (menurut pendapat mayoritas ulama).
Kriteria Pakaian Islami (4T)
Menurut KH Ali Mustafa Yaqub, Islam tidak menentukan satu model pakaian baku, tapi memiliki kriteria umum yang dikenal sebagai "4T":
Baca Juga
I'tikaf di Bulan Ramadhan: Hukum, Rukun, dan Tata Caranya
- Tidak terbuka — menutup aurat sesuai batasannya
- Tidak transparan — bahan cukup tebal agar tidak menampakkan kulit/lekuk tubuh
- Tidak ketat — longgar, tidak memperlihatkan bentuk tubuh secara jelas
- Tidak menyerupai lawan jenis — laki-laki tidak berpakaian seperti perempuan, dan sebaliknya
Adab Berpakaian Menurut Sayyid Abdullah Al-Haddad
Ulama tasawuf Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad mengingatkan bahwa berpakaian adalah ibadah karena merupakan perintah Allah — bukan sekadar kebutuhan, melainkan wujud syukur dan penjagaan kehormatan diri di hadapan-Nya.
Menutup aurat dengan baik adalah bentuk cinta kita kepada diri sendiri dan penghormatan kepada Allah. Mari kita amalkan bersama, sebagai bagian dari istiqomah kita bersama AlFatihRPS — Pelopor Gerakan Sholawat Tanpa Syarat.
Sumber: Disarikan dari pandangan KH Ali Mustafa Yaqub dan Sayyid Abdullah Al-Haddad sebagaimana dihimpun NU Online.
Mungkin Anda Suka
Kabur Aja Dulu: Ilusi Pelarian dan Hakikat Ikhtiar di Hati Sendiri
I'tikaf di Bulan Ramadhan: Hukum, Rukun, dan Tata Caranya
Tata Cara Memandikan dan Mengkafani Jenazah Sesuai Syariat
Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Idul Adha Lengkap dengan Niatnya
Syarat, Rukun Jual Beli dalam Islam, dan Cara Menghindari Riba