Official News

I'tikaf di Bulan Ramadhan: Hukum, Rukun, dan Tata Caranya

admin
23 June 2026
I'tikaf di Bulan Ramadhan: Hukum, Rukun, dan Tata Caranya

I'tikaf adalah momen berdiam diri di masjid khusus untuk mendekatkan diri kepada Allah, paling utama dilakukan di 10 hari terakhir Ramadhan mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ.

Pengertian I'tikaf

I'tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat semata-mata beribadah kepada Allah.

Hukum I'tikaf

Sunnah, bisa dilakukan kapan saja, namun paling dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadhan karena Rasulullah ﷺ rutin melakukannya di waktu tersebut, mengejar keutamaan Lailatul Qadar.

Rukun I'tikaf

  1. Niat — baik i'tikaf sunnah maupun untuk menunaikan nazar
  2. Berdiam diri di masjid — minimal selama waktu thuma'ninah (tenang sejenak) dalam sholat

Syarat I'tikaf

  • Beragama Islam
  • Berakal
  • Suci dari hadats besar (junub, haid, nifas)

Niat I'tikaf

]ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุงู„ู’ุงูุนู’ุชููƒูŽุงููŽ ูููŠ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู ู„ูู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰]
Nawaytul i'tikāfa fī hādzal masjidi lillāhi ta'ālā
"Aku berniat i'tikaf di masjid ini karena Allah Ta'ala."

Baca Juga

Batasan Aurat dan Adab Berpakaian dalam Islam

Hal yang Membatalkan I'tikaf

Keluar dari masjid tanpa keperluan syar'i, hilang akal, murtad, dan hubungan suami istri (bagi yang sedang i'tikaf).

I'tikaf mengajarkan kita untuk sejenak menjauh dari hiruk-pikuk dunia, kembali fokus kepada Allah. Mari kita amalkan bersama di sepuluh hari terakhir Ramadhan, sebagai bagian dari istiqomah kita bersama AlFatihRPS — Pelopor Gerakan Sholawat Tanpa Syarat.

Sumber: Disarikan dari kitab fiqih klasik mazhab Syafi'i sebagaimana dihimpun NU Online.

Bagikan Kebaikan Ini
Home Artikel Akun

Pilih Kategori

Navigasi Artikel